Bandar Olahraga dan Casino Merugi Akibat Corona

Casino Online
space
sports

Bandar Olahraga dan Casino Merugi Akibat Corona

Demen bola, 30 Maret, Makau –

Serangan wabah korona dari China Daratan membuat bisnis kasino di Makau babak belur. Sejumlah kasino di bekas koloni Portugal ini terpaksa tutup dan merugi pasca menyebarnya virus corona. Dilansir dari CNN Business, Senin (10/2/2020), salah satu kasino terbesar di Makau, Wynn Resorts kehilangan jutaan dollar AS per hari karena tak beroperasi. CEO Wynn Resorts Matt Maddox mengungkapkan, lantaran tutup perusahaan merugi antara 2,4 juta dollar AS hingga 2,6 juta dollar AS setiap harinya.

Kasinonya sendiri mempekerjakan 12.200 orang. Di Makau, setidaknya ditemukan 10 kasus corona. Virus mematikan itu telah menewaskan setidaknya 630 orang dan menginfeksi lebih dari 31.400 orang, terbanyak di China.

Pemerintah Makau telah memerintahkan tempat-tempat judi dan industri terkait judi lainnya untuk libur sementara selama dua minggu sebagai upaya pengendalian penyebaran wabah corona.

Kebijakan itu diambil setelah salah satu pasien yang terindikasi terjangkit corona merupakan salah seorang pekerja casino online. Penutupan kasino merupakan kabar buruk bagi industri judi di Makau. Judi telah menjadi urat nadi perekonomian wilayah semi otonom China tersebut.

Baca juga: Thierry Henry : Martial Seperti Saya di Arsenal

Selama puluhan tahun, roda perekonomian digerakkan dari jutaan turis yang berjudi di kasino-kasino di Makau, sebagian besar dari pelanggan mereka datang dari China Daratan. Wynn selama ini dianggap sebagai operator kasino papan atas di Makau mengungguli kasino-kasino pesaingnya seperti Sands dan MGM.

Menurut analis dari Moody’s, Wynn meraup pendapatan operasional hingga 6,6 miliar dollar AS sepanjang tahun 2019 lalu, sebanyak 70 persennya berasal dari dua properti kasinonya di Makau.

Mengikuti arahan Pemerintah Makau, Wynn menutup tempat judinya pada Rabu tengah malam (5/2/2020) lalu.

“Saat ini kita hanya berusaha memfokuskan pada kesehatan dan keselamatan karyawan kami, pelanggan, dan masyarakat Makau pada umumnya,” kata Maddox. Kendati demikian, otoritas setempat belum memastikan kapan kasino-kasino di Makau bisa kembali beroperasi.

Sejauh ini, juga belum ada kabar pemangkasan karyawan selama penutupan kasino-kasino di Makau. Saham Waynn Macau (WYNMF), anak perusahaan Waynn Resorts, yang terdaftar di bursa Hong Kong mengalami penurunan 1,2 persen pada penutupan perdagangan Jumat lalu (7/2/2020). Selain itu, saham perusahaan induk, Waynn (WYNN) yang terdaftar di bursa New York juga anjlok hingga 1,6 persen pasca merebaknya virus corona.

Hal ini juga dialami banyak bandar judi online di seluruh dunia, di mana mereka alami sepinya oengunjung website dikarenakan tidak adanya event olahraga.

Padahal hampir 50% pendapatan didapatkan dari judi olahraga seperti sepakbola, badminton, basket dan lain-lain.

Hingga 30 maret ini, 723.279 orang terkonfirmasi positif virus COVID-19 di mana 151.800 sembuh dan lebi dari 30.000 orang meninggal dunia. Virus yang awal ditemukan di China ini sudah menjangkit lebih dari 200 negara dan sudah dikategorikan pandemi global ole WHO. (hm)