Nicklas Bendtner Menyesal Telah Menyia-nyiakan Potensinya Di Arsenal

Nicklas Bendtner Menyesal Telah Menyia-nyiakan Potensinya Di Arsenal
space
sports

DemenBola – Nicklas Bendtner mengungkapkan penyesalan di karirnya, menegaskan dia tidak menyalahkan Arsene Wenger atas kegagalannya di Arsenal.

Striker asal Denmark ini mengaku membiarkan gaya hidup mewah mengalihkan perhatiannya untuk bersinar di kancah sepakbola selama berada di Emirates Stadium

Bendtner memulai karir profesionalnya di Arsenal pada tahun 2005, setelah naik pangkat sebagai remaja klub.

Dia kemudian tampil dalam 174 pertandingan di semua kompetisi untuk The Gunners, mencetak 47 gol, meskipun tidak pernah berhasil mendapatkan tempat reguler di starting XI Wenger.

Mantan pemain internasional Denmark itu dipinjamkan ke Birmingham, Sunderland dan Juventus sebelum dijual ke Wolfsburg pada 2014, di mana ia menghabiskan dua musim sebelum kembali ke sepak bola Inggris bersama Nottingham Forest.

Bendtner kemudian bermain untuk Rosenborg, Kopenhagen, dan klub divisi empat Denmark Tarnby, tetapi tidak diberi kesempatan untuk mengambil bayaran yang harusnya di dapat saat virus korona melanda pada bulan Maret.

Setelah berstatus sebagai agen bebas pada usia 32, dirinya sekarang masih menunggu tawaran dari beberapa klub, itu yang membuat dirinya menyesali apa yang telah dilakukannya di masa lalu.

BACA JUGA: Gelandang Celtic Nir Bitton Dinyatakan Positif Mengidap Covid-19

Ditanya apakah Wenger bisa berbuat lebih banyak untuk mengembangkan bakatnya di Emirates, Bendtner mengatakan kepada The Guardian: “Itu sulit karena dia tidak bisa meluangkan waktu untuk hanya fokus pada satu orang.

“Saya pikir jika saya memiliki sosok yang kuat di latar belakang saya yang bisa membuat perbedaan. Tapi Arsene dan saya memiliki hubungan yang baik dan saya sangat menghormati dia.

“Saya tidak menyalahkan dia untuk apa pun. Dia selalu jujur ​​dan dia mengerti ada hal-hal yang saya lakukan yang tidak saya banggakan.”

Penampilan terbaik Bendtner datang di panggung internasional, saat ia mencetak 30 gol dalam 80 pertandingan untuk Denmark dan tampil di Piala Dunia 2010 dan Kejuaraan Eropa 2012.

Penyerang veteran juga telah berhasil mencetak 116 gol di level klub hingga saat ini, tetapi dia yakin dia bisa mencapai level yang jauh lebih tinggi jika dia tidak terlalu terganggu oleh gaya hidup mewah sebagai pesepakbola.

“Saya memiliki mimpi dan harapan dan saya bisa berbuat lebih banyak,” kata Bendtner. “Pasti ada penyesalan karena saya tidak membawa karier saya ke arah yang lebih positif.