Ryan Giggs Diyakini Bisa Menjadi Manajer Manchester United Nantinya

Ryan Giggs Diyakini Bisa Menjadi Manajer Manchester United Nantinya
space
sports

DemenBola – Manajer Wales Ryan Giggs telah didukung untuk kembali dan memimpin Manchester United suatu hari nanti oleh mantan rekan setimnya Mark Hughes.

Ryan Giggs yang tampil mengesankan di level internasional diyakini bisa untuk kembali ke Old Trafford suatu hari nanti

Giggs, yang menghabiskan seluruh karir bermainnya bersama Setan Merah, merasakan pengalaman melatih pertamanya di klub dan bahkan bertindak sebagai pemain-manajer setelah pemecatan David Moyes pada 2014.

Pemain berusia 46 tahun itu kemudian menjadi asisten Louis van Gaal sebelum mengambil alih negaranya pada 2018 dan berhasil membuat mereka lolos ke Euro 2020.

BACA JUGA: Bruno Fernandes Berterima Kasih Atas Usaha Saudaranya Atasi Covid-19

Sementara perhatian Giggs tetap terfokus pada Wales, Hughes yakin Giggs menempatkan dirinya dalam posisi yang ideal untuk suatu hari kembali ke Old Trafford sebagai manajer permanen.

Saya pikir Ryan berada di tempat yang baik dalam karir manajemennya, kata Hughes melalui BBC Sport.

“Dia sangat mengesankan saat memimpin suatu tim. Dia mungkin lebih baik mendapatkan kesempatan di Manchester United daripada saat Van Gaal pergi.

“Mungkin saat itu Giggs belum cukup meyakinkan untuk memimpin United, tetapi jika kita melihat dirinya sekarang. maka tidak ada alasan mengapa dia tidak berada dalam kursi kepemimpinan.

“Dia adalah pemain yang fantastis sepanjang karirnya dan dia memiliki peluang bagus untuk mempelajari permainan di sisi lain pagar.

“Jelas dia dibimbing oleh Sir Alex, selama bertahun-tahun dan di tahun-tahun berikutnya dia bisa bekerja bersamanya.

Dia kemudian bekerja sangat dekat dengan Van Gaal selama beberapa tahun, yang menurut saya merupakan keputusan yang bagus olehnya dan klub.

Hughes sendiri, yang karir manajerialnya termasuk tugas di Wales, Manchester City dan yang terbaru Southampton, tetap terbuka untuk melatih klub lain meski sudah absen selama hampir dua tahun.