Quique Setien: Saya Menjadi Pelatih Terburuk Di Barcelona

Quique Setien: Saya Menjadi Pelatih Terburuk Di Barcelona
space
sports

DemenBola – Quique Setien mengklaim bahwa keputusan untuk memecatnya sebagai pelatih Barcelona setelah kalah 8-2 ditangan Bayern Munich adalah sebuah kesalahan.

Mantan bos Betis itu bertahan kurang dari setahun di Camp Nou sebelum dicopot dari jabatannya setelah kehancuran Liga Champions Agustus.

Setien di cap sebagai pelatih yang gagal bersinar, bagaimanapun, menyerahkan gelar La Liga ke Real Madrid meski duduk di puncak ketika pemain baru itu mengambil alih pada awal 2020 di tengah serangkaian hasil yang mengecewakan.

Nasibnya kemudian diperparah ketika Bayern merajalela di perempat final Liga Champions, memaksakan kekalahan memar di Blaugrana yang menyebabkan pelatih dibebastugaskan dari tugasnya.

Tetapi Setien bersikukuh bahwa dia akan terus berjalan tidak peduli apa pun hasilnya di Estadio da Luz Lisbon pada bulan Agustus.

“Anda berakhir sangat rusak, Anda masuk ke dalam sejarah Barcelona dengan kekalahan itu,” katanya kepada mantan pelatih Spanyol Vicente del Bosque dalam wawancara dengan El Pais.

“Saya ikut menyalahkan. Namun, suatu hari saya akan menulis tentang itu. Setelah pemecatan saya, saya menemukan bahwa keputusan telah dibuat sejak sebelum 8-2. Saya mendengar tentang semuanya.”

BACA JUGA: Spezia v Juventus, Andrea Pirlo Akan Mainkan Cristiano Ronaldo

Insiden kekalahan pahit tersebut menjadi alasan mengapa sebagian besar penggemar Barcelona hanya mengingat Setien sebagai pelatih yang gagal dan dirinya menyesal belum bisa memperlihatkan cara dirinya melatih dengan benar.

“Ketika Anda bergabung dengan klub dengan dimensi Barca, Anda sudah tahu bahwa segalanya tidak akan mudah, meskipun memiliki pemain terbaik di dunia.” tutupnya