Kylian Mbappe Didesak Untuk Jadi Diri Sendiri

Kylian Mbappe Didesak Untuk Jadi Diri Sendiri
space
sports

DemenBola – Emmanuel Petit mendesak penyerang Paris Saint-Germain Kylian Mbappe untuk jadi diri sendiri dan tak berusaha keras jadi pemain seperti Neymar.

Mbappe disebut telah menjadi ‘Neymarised’ di PSG dan kini diminta harus lebih fokus untuk menciptakan jalannya sendiri menuju sukses, kata Petit.

Pemain asal Prancis itu tidak punya alasan untuk mengikuti Neymar setelah menjadi superstar global atas kemauannya sendiri.

Pada usia 22 tahun, Mbappe sudah membanggakan tiga gelar Ligue 1, satu kemenangan Piala Dunia bersama Prancis, dan penampilan final Liga Champions atas namanya.

Setelah mencetak 104 kali dalam 142 penampilan untuk PSG, pemain Prancis itu tidak diragukan lagi adalah pemain yang konsisten di klub. Namun, penampilannya belakangan ini menjadi sesuatu yang perlu dikhawatirkan.

Mbappe melepaskan tembakan kosong lainnya saat bermain imbang 1-1 dengan Saint-Etienne di laga terakhir.

BACA JUGA: Parlour: Mesut Ozil Belum Pantas Disebut Legenda Arsenal

Bos baru PSG Mauricio Pochettino mengakui setelah pertandingan bahwa anak muda itu perlu ‘meningkat’.

Petit telah menggemakan komentar serupa di atas dan menambahkan bahwa Mbappe harus fokus pada permainannya sendiri daripada berusaha keras untuk menjadi seperti rekan setimnya, Neymar.

Petit mengatakan kepada RMC Sport tentang Mbappe: “Terlepas dari masalah yang berkaitan dengan fisik dan mungkin pikirannya, saya mendapat kesan bahwa dia telah terjerat dalam otaknya dan bahwa dia perlu mengambil langkah mundur dan meregenerasi dirinya sendiri.”

Petit menambahkan: “Dia memiliki ekspresi tubuh yang tidak terlihat positif bagi saya. Saya memiliki perasaan bahwa dia adalah ‘Neymarised’, bahwa dia ingin melakukan apa yang dilakukan Neymar di lapangan ketika dia sama sekali tidak memiliki kualitas seperti Neymar.”

“Saya juga mendapat kesan bahwa lawan-lawannya telah menganalisis kualitas utamanya, kecepatan. Kualitas sebenarnya dari anak ini adalah bermain secara spontan dan tidak memimpin.”